Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Sunday, March 12, 2017

Memblokir situs dengan layer 7 di mikrotik



A. Pengertian

Memblokir situs adalah suatu metode untuk menutup konten/situs agar client/user tidak dapat mengakses konten/situs tersebut

B. Latar Belakang

banyaknya orang yang mengunjungi situs yang berbahaya seperti konten  dewasa,itu sulit untuk mencegah apa yang diakses user.

C. Maksud dan Tujuan

untuk menanggulangi permasalahan tersebut,mikrotik menyediakan tool untuk memblokir suatu situs tertentu.


D. Hal yang di butuhkan

1. Niat dan baca basmallah
2. mikrotik
3. akses internet
4. situs yang akan diblok(disini saya menggunakan situs facebook.com)
5. pc / laptop
6. winbox

E. Jangka Waktu Pelaksanaan

waktu yang diperlukan untuk konfigurasi hanya membutuhkan 6 menit


F. Tahap Pelaksanaan

sebelumnya saya coba membuka facebook untuk mengeceknya
ternya bisa,sekarang kita blok dengan langkah berikut
1. masuk ke system mikrotik dengan winbox
2. masuk ke menu Ip > Firewall


3. pilih menu Layer 7 > +


4. masukkan situs yang akan diblok
ket :
Nama : terserah anda
Regexp : ^.+(situs yang akan diblok).*$


5. selanjutnya kita buat firewall rule baru dengan pilih menu Filter Rules > +


6. pada menu General
Chain : forward
Src. Address : ip network local


7. menu Advanced aktifkan pada pilihan Layer 7 dengan layer yang anda buat tadi seperti gambar berikut


8. untuk memblokir situsnya,pilih menu Action > drop seperti gambar berikut


9. untuk pengetesan buka facebook.com dibrowser anda,pastikan sudah terkoneksi ke jaringan yang tadi anda konfigurasi


G. Kesimpulan

dengan metode ini kita bisa memblokir situs yang membahayakan,akan tetapi saya mengambil contoh untuk memblokir konten facebook.com

Referensi

Dinamic Routing With Routing Dinamic Protocol In Mikrotik


A. Pengertian

Routing Information Protocol (RIP) adalah salah satu yang tertua protokol routing vektor jarak- yang mempekerjakan hop count sebagai metric routing. RIP mencegah routing yang loop dengan menerapkan batasan pada jumlah hop diperbolehkan dalam path dari sumber ke tujuan. Jumlah maksimum hop diperbolehkan untuk RIP adalah 15, yang membatasi ukuran jaringan yang RIP dapat mendukung. Sebuah hop 16 dianggap sebagai jarak yang tak terbatas dan rute dianggap tidak terjangkau. RIP mengimplementasikan split horizon , keracunan rute dan holddown mekanisme untuk mencegah informasi routing yang tidak benar dari yang disebarkan.

B. Latar Belakang

semakin banyak jaringan yang akan terkoneksi akan semakin membingungkan jika kita menggunakan mode routing statik


C. Maksud dan Tujuan

dengan adanya routing dynamic dapat memudahkan para admin jaringan untuk mengelola jaringan tersebut.


D. Hal yang di butuhkan

1. Niat dan baca basmallah
2. 3 pc/laptop
3. 3 MikroTik RB
4. 5 kabel dan konektor
5. alokasi ip
6. topologi jaringan

E. Jangka Waktu Pelaksanaan

waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target sekitar 1 jam


F. Tahap Pelaksanaan

sebelum konfigurasi perlu diperhatikan sop,k3,alat dan bahan,dan topologi,agar hal hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi.
saya pecah menjadi beberapa bagian
a. konfigurasi Router Induk
b. konfigurasi Router 1
c. konfigurasi Router 2
d. pengetesa
topologi yang digunakan

a.konfigurasi Router Induk
1.untuk router induk alokasi ip sebagai berikut
eth1 : 1.2.3.4/30 menuju ke internet.
eth2 : 172.30.0.1/28 ip mikrotik satu subnet dengan Router 2
eth3 : 172.20.0.1/28 ip mikoritk satu subnet dengan Router 1
eth4 : 192.168.3.1/29 ip mikrotik dari network local mikrotik itu sendiri


2. untuk konfigurasi routing dynamic menggunakan RIP,masuk ke menu Routing > RIP.

3.pada page RIP ini terdapat beberapa menu seperti Interface,Network,key,Neighbours,Router.


4. pada menu interface pilih RIP setting,dan konfigurasi seperti gambar dibawah ini

5. pilih menu interface > +


6. pada menu network adalah jaringan local yang akan kita export


7. pada menu Neigbours adalah ip dari masing-masing router yang terhubung ke router induk


8. pada menu Routers,untuk mengetahui jaringan mana saja yang akan terhubung ke router induk tersebut,dan pada bagian ini dapat dilihat tanpa menambahkan jaringan local kita,secara otomatis terdaftar sendiri ke router induk.

b.konfigurasi Router 1
1.untuk Router 1 alokasi ip sebagai berikut
eth1 : 172.20.0.2/28 ip mikrotik satu subnet dengan router induk
eth2 : 192.168.20.1/29 ip mikrotik satu subnet dengan jaringan local


2. masuk ke menu Routing > RIP
3. tambahkan rip seperti berikut


4. tambahkan jaringan local yang akan diexport


5. tambahkan ip untuk terkoneksi ke router induk


6. maka hasil seperti berikut


c.konfigurasi Router 2
1. untuk Router 2 alokasi ip sebagai berikut
eth1 : 172.30.0.2/28 ip mikrotik satu subnet dengan router induk
eth2 : 192.168.10.1/29 ip mikrotik satu subnet dengan jaringan local


2. masuk ke menu Routing > RIP


3. tambahkan jaringan local yang akan diexport


5. tambahkan ip untuk terkoneksi ke router induk


6. maka hasil seperti berikut


d.pengetesan

dari sisi router induk
1. saya ping dari jaringan local router induk ke ip jaringan local router 1
2. saya ping dari jaringan local router induk ke ip jaringan local router 2


dari sisi router 1
1. saya ping dari jaringan local router 1 ke ip jaringan local router induk
2. saya ping dari jaringan local router 1 ke ip jaringan local router 2


dari sisi router 2

1. saya ping dari jaringan local router 2 ke ip jaringan local router induk
2. saya ping dari jaringan local router 2 ke ip jaringan local router1




G. Kesimpulan

jadi jika ada banyak jaringan yang ingin saling berhubungan,kita tinggal menambahkan ip yang satu subnet,dan akan muncul sendiri pada routers induk.

H. Referensi

Monday, March 6, 2017

Konfigurasi wireless Point to Point dengan mikrotik

Assalamualikum wr. wb.
kali ini saya akan membagikan tutorial Konfigurasi wireless Point to Point dengan mikrotik

A. Pengertian
     Pengertian Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, yang di bentuk oleh John Trully dan Arnis Riekstins.

B. Latar Belakang
   Latar belakang saya membagikan ini adalah untuk berbagi sedikit ilmu dengan kalian bagaimana cara mengkonfigurasikan wireless Point to Point dengan mikrotik

C. Maksud Dan Tujuan
    Untuk membantu kalian semua yang ingin belajar Konfigurasi wireless Point to Point dengan mikrotik.

D. Alat dan Bahan
  1. 2 Laptop
  2. 2 Mikrotik
  3. 2 Kabel jaringan
E. Waktu yang dibutuhkan
     Kami membutuhkan waktu kurang lebihnya 28 menit

F. Tahap Pelaksanaan
1. KONFIGURASI KOTA A
Kota A adalah sebagai bridge dan sumber koneksi internet yang nantiNya terhubung di kota B. Untuk mensetting Mikrotik Kota A , buka winbox untuk kota A.
pergi ke menu Wireless → Klik wlan1 interfaces → Klik tanda centang seperti gambar di bawah ini , untuk mengaktifkan interfaces  wlan1, yang sebelumnya masih disable.
 2. Setelah di konfigurasi seperti sebelumnya, maka interface wlan1 sudah aktif, ditandai dengan tanda “R” seperti gambar di bawah. Klik dua kali pada interfaces wlan1 yang sudah aktif
 3. Setelah di klik dua kali pada interfaces wlan1 , selanjutnya pergi ke tab Wireless


Mode : ap bridge
Band : 2GHz-B/G/N
Frequency : 2477
SSID : MikrotikIndo
Apply → ok
 4. Lalu, pergi ke menu IP → Addresses → add , tambahkan pada kolom Address IP yang kita inginkan, kemudian pada Interface kita arahkan ke wlan1 , Apply → OK !
 5. Next, pergi ke menu IP → pada tab Servers → Kita Klik Hotspot Setup , pada Hotspot interface kita arahkan ke wlan1 lalu next!
 6. Pada Local Address of network Secara otomatis kolom ini sudah terisi IP yang di setting pada IP → Addresses menurut interface wlan1 di langkah sebelumnya, next. Dan pada Addreess pool network juga terisi secara otomatis sesuai host range dari prefix yang kita buat. Next!
 7. Langkah selanjutnya yaitu pada Select Certificate kita pilih “none” dan next saja, karena kita tidak ada certificate SSL, jika sudah di next, maka akan ada SMTP Server Next saja.
 8. kemudian setting DNS Server disini kita menggunakan DNS dari Telkom, yaitu
202.134.0.10
202.134.1.155
Isikan IP dari DNS Server nya kemudian Next!
 9. Jika sudah melewati Konfigurasi DNS Server, selanjutnya DNS Name isikan domain yang kita inginkan dan domain itu nantinya untuk alamat login hotspot. Kita isi dengan “login.net”
 10. Next, kita isi username dan password untuk login pada hotspot, kita isikan untuk username “admin” dan password “admin”, next dan jika sudah successfully selanjutnya kita mencoba menghubungkan laptop kita ke hotspot yang tadi kita buat.
 11. KOFIGURASI KOTA B
Kota B adalah sebagai station atau penerima sinyal dari kota A, dan sinyal kota A akan di sebarkan lagi oleh kota B.
Buka winbox, lalu pergi ke menu Wireless → klik interface wlan1 dan ceklist atau enable interface wlan1 nya.  konfigurasi kota B yang menangkap sinyal dari kota A, sedangkan kota A adalah hotspot yang sebelumnya kita setting .
 12. Setelah itu masuk ke menu Interface lalu tab ke wireless  klik Scan pada kanan menu bar di winbox, lalu setelah itu Klik Start. Dan pilih ssid dari kota A. Jika sudah ketemu klik Connect.
 13. Setelah Men-Scan wifi dari kota A, selanjutnya kita ke tab Security profile untuk memasukan password wifi kota A. pada kolom WPA Pre-Shared key dan WPA2 Pre-Shared Key kita masukan password wifi kota A
 14. Selanjutnya, masuk ke menu wireless dan pada tab Interfaces klik Add dan pilih Virtual AP . Klik interface yang telah kita buat tadi. Atur seperti gambar di bawah ini , ssid bisa di isi sesuai keinginan
 15. Masuk ke menu Bridge lalu buat 2 interface untuk wireless bridge yang nanti nya akan di buat me-repeat sinyal dari kota A
 16. Lanjut, masih di menu bridge masuk ke tab Ports lalu tambahkan 2 interface lagi , pasangkan interface wlan1 dengan bridge1 begitu juga interface wlan2 dengan bridge2
 17. Selanjutnya pergi ke menu IP → Firewall dan menuju ke tab Nat lalu tambahkan dan untuk settingan Chain : src-nat dan Out. Interface arahkan ke bridge1 dan pada tab Action Arahkan ke masquerade
 18. Lanjut pergi ke menu IP → DHCP Client lalu klik “+” kemudian interface nya arahkan ke bridge1. Lalu tunggu sampai status nya bound
 19. Selanjutnya setting Hotspot untuk kota B,  Masuk ke menu IP → Hotspot klik Hotspot setup pada menu hotspot interface arahkan ke bridge2. Untuk langkah selanjutnya, sama seperti kita mengkonfigurasi hotspo tkota A.Namun sedikit ada penyesuaian untuk DNS name dan Usernya.
 20. KEMBALI KE KONFIGURASI KOTA A
Kembali ke kota A, untuk konfigurasi, masuk ke menu IP→ Hotspot,lalu masukke menu IP Bindings. Cari mana IP milik dari Mikrotik kota B lalu klik 2 kali setelah menemukan IP milik kota B. Selanjutnya klik Make Binding. 
 21. Masuk ke menu IP Bindings.Pada menu type, pilih tab bypass.Setelah selesai klik ok. Setelah semua konfigurasi selesai, coba lakukan pengetesan dengan cara melakukan PING ip kota A ke kota B.

Referensi
  • ebook tkj
  • Our team :
    1. Alin Koko Mansuby
    2. Kurnia Edo Susandro
    3. Muhammad Nur Kolis
    4. Ficky Frisko Edowardo
    5. Febriyan Adji Saputra
    6. Muzaki Nur Rahman
    7. Nindy Yunitasari
    8. Selvi Ariska
Terima kasih telah berkujung, semoga bermafaat :) ,Wassalammualikum wr. wb.