Saturday, February 25, 2017

Konfigurasi NAT Iptables pada debian router

Assalammualaikum wr. wb.
Kali ini saya akan membagikan tutorial konfigurasi NAT Iptables pada debian router

A. Pengertian
    NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.  Iptables adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan filter (penyaringan) terhadap (trafic) lalulintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalulintas data. Dengan iptables inilah kita akan mengatur semua lalulintas dalam komputer kita, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun traffic yang sekedar melewati komputer kita.

B. Latar Belakang
     Karena kami punya program kerja debian router , juga harus mengatur nat iptables

C. Maksud Dan Tujuan
     untuk menjadikan Debian sebagai Router

D. Alat dan Bahan
  1. Debian router
  2. PC / laptop
  3. Jaringan

E. Waktu Pelaksanaan
     Waktu yang kami butuhkan sekitar 30 menit

F. Tahap Pelaksanan
  1.  Pertama , enable dulu ipv4 forward nya menggunakan perintah
    # nano /etc/sysctl.conf
  2. Selanjutnya , cari net.ipv4.ip_forward=1 , lalu hapus tanda pagar di samping dan simpan dengan CTRL+X
  3. lalu , enable net.ipv4.ip_forward=1 menggunakan perintah
    # nano /etc/sysctl.conf
    cari net.ipv4.ip_forward=1 , dan hapus tanda pagar di samping setelh itu simpan dengan CTRL+X
  4. selanjutnya edit  file konfigurasi /proc/sys/net/ipv4/ip_forward.
    # nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    ubah yang awalnya 0 menjad 1, jika sudah 1 tidak usah di edi
  5. setelah itu reboot debian router nya, dan cek iptable menggunakan perintah
    # iptables -t nat -nL
G. Kesimpulan
     Dengan konfigurasi iptables nat debian kita sudah menjadi debian router.

Referensi

Terima kasih telah mengunjugi blog ini, Semoga bermanfaat, Wassalammualaikum wr. wb.

Friday, February 24, 2017

Konfigurasi DHCP Server di Debian Router

Assalamualikum wr. wb.
kali ini saya akan membagikan tutorial Konfigurasi DHCP Server di Debian Router

A. Pengertian
     Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah standar protokol jaringan yang digunakan pada Internet Protocol (IP) jaringan. DHCP dikendalikan oleh server DHCP yang secara dinamis mendistribusikan parameter konfigurasi jaringan, seperti alamat IP , untuk antarmuka dan layanan. Sebuah router atau gerbang perumahan dapat diaktifkan untuk bertindak sebagai server DHCP. Sebuah server DHCP memungkinkan komputer untuk meminta alamat IP dan parameter jaringan secara otomatis, mengurangi kebutuhan untuk administrator jaringan atau pengguna untuk mengkonfigurasi pengaturan secara manual. Dengan tidak adanya server DHCP, setiap komputer atau perangkat lain (misalnya, printer ) pada jaringan harus statis (yaitu, manual) ditugaskan ke alamat IP.

B. Latar Belakang
     Karena jika setiap client yang ingin terhubung ke suatu jaringan harus mengkonfigurasi ip sacara manual maka akan mempersulit sebuah client yang ingin terhubung ke internet maka dari itu saya mengkonfigurasi dhcp server 

C. Maksud Dan Tujuan
   Memudahkan client terhubung ke suatu jaringan  tanpa harus mengkonfigurasi ip secara manual mereka akan mendapatkan ip secara otomatis

D. Alat dan Bahan
  1. Laptop
  2. Pc/ Server debian router
  3. Jaringan
E. Waktu yang dibutuhkan
     kami membutuhkan waktu kurang lebihnya 30 menit

F. Tahap Pelaksanaan
  • Pertama kita install isc-dhcp-server pada server sebagai servicendari dhcp server dengan perintah
# apt-get install isc-dhcp-server
  • Setelah itu kita masuk kederectory dhcp.conf dengan perintah 
# nano /etc/dhcp/dhcp.conf
  • Kemudian cara kata
A Slightly
  • Hilangkan tanda pagar atau crash (#) pada baris subnet hingga tanda }

  • Dan ubah sesuai konfigurasi yang ingin anda jalankan , Sehingga menjadi sepert ini
subnet 172.17.235.0 netmask 255.255.255.248 {
  range 172.17.235.2 172.17.235.6;
  option domain-name-servers 202.134.1.10;
  option domain-name "202.134.0.155";
  option routers 172.17.235.1;
  option broadcast-address 172.17.235.7;
  default-lease-time 600;
  max-lease-time 7200;
}
  • Keterangan
Baris 1, Subnet kita beri network id yang terdapat pada eth1 debian router dan perefik /24 .Ini adalah eth1 yang akan diberikan dhcp
Baris 2, Range ip adalah jarak ip yang akan mendapatkan dhcp nantinya
Baris 3 dan 4 , isikan alamat ip DNS dari ISP
Baris 5, Tuliskan Alamat broadcast
  • Masuk kederectory isc-dhcp-server untuk mengedit interfaces yang ingin dijadikan dhcp server . Masuk dengan perintah
# nano /etc/default/isc-dhcp-server
  • Cari kata
INTERFACES=""
  •  Kemudian tambahkan interfaces yang ingin dijadikan dhcp server
  • Kemudian service dhcp dengan perintah
# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart
  • Aktifkan aktifkan ip forward dengan perintah
# nano /etc/sysctl.conf
  • Hilangkan tanda pagar pada bagian dibawah ini
  • Sampai disini konfigurasi dhcp server kita sudah berhasil

G. Kesimpulan
     Dengan konfigurasi dhcp server client akan mendapatkan ip secara otomatis tanpa harus konfigurasi secara manual

Referensi

Terima kasih telah berkujung, semoga bermafaat :) ,Wassalammualikum wr. wb.

Thursday, February 23, 2017

Tutorial Konfigurasi VlanID Debian Router Jessie 8.6

Assalammualikum wr. wb.
kali ini saya akan membagikan Tutorial Konfigurasi VlanID Debian Router Jessie 8.6

A. Pengertian
     Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

B. Latar Belakang
    Dengan menggunakan VLAN, kita dapat melakukan segmentasi jaringan switch berbasis pada fungsi, departemen atau pun tim proyek. Kita dapat juga mengelola jaringan kita sejalan dengan kebutuhan pertumbuhan perusahaan sehingga para pekerja dapat mengakses segmen jaringan yang sama walaupun berada dalam lokasi yang berbeda. 

C. Maksud dan Tujuan
    Agar dapat melakukan dan laksanakan konfigurasi pembuatan vlan pada debian router. Serta sebagai media pembelajaran dan pengalaman dalam melakukan konfigurasi vlan pada debian router.

D. Alat dan Bahan
  1. Laptop
  2. Jaringan
  3. Pc/ server yang sudah terinstal debian
E. Waktu Pelaksanaan
     Kurang Lebih waktu yang kami butuhkan sekitar 20 menit

F. Tahap Pelaksanaan




1. Install terlebih dahulu vlan dengan perintah
# apt-get install vlan
2. Kemudian kita beri perintah pada debian router seperti dibawah

# modprode 8021q
3. Setelah itu tambahkan "8021q" pada direktori /etc/modules dengan cara
# acho "8021q" >> /etc/modules
4. Kemudian tambahkan IP Address untuk vlan yang ingin kita buat pada direktori /etc/network/interfaces dengan perintah
# nano /etc/network/interfaces
5. Kemudian kita tambahkan ip untuk Vlan
auto eth1.622 --> 622 adalah Id dari Vlan
iface eth1.622 inet static
           address 12.12.12.2
           netmask 255.255.255.0
6. Kemudian Kita restart network dengan perintah
# /etc/init.d/networking restart
7. Setelah itu kita cek apakah konfigurasi vlan kita berhasil atau belum dengan cara 
# ifconfig
8. Jika interfaces vlan yang telah kita buat tadi telah muncul maka konfigurasi yang telah kita lakukan berhasil


G. Kesimpulan
    Jadi kita dapat membuat vlan pada debian router. Dan kita dapat lebih mengerti dan memahami tentang konfigurasi konfigurasi pada debian router. Untuk melakukan konfigurasi pada Debian Router ini kita harus teliti dan cermat.


Referensi

Terimakasih telah menggunjungi blog ini semoga bermanfaat , Wassalammualikum wr. wb.

Wednesday, February 22, 2017

Konfigurasi PPPoE Client di Debian Router


Assalammualaikum wr. wb.
Kali ini Saya akan membagikan tutorial konfigurasi PPPoE

A. Pengertian
     Protokol Point-to-Point over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan untuk encapsulating PPP frame dalam Ethernet frame. Itu muncul pada tahun 1999, dalam konteks ledakan DSL sebagai solusi untuk tunneling paket melalui koneksi DSL ke ISP 's IP network, dan dari sana ke seluruh internet.

B. Latar Belakang
      Karena kami membuat program kerja debian router dan untuk mendapatkan akses internet maka kami menSetting PPPoE Client di Debian Router Kami.

C. Maksud dan Tujuan
     Untuk mendapatkan koneksi internet ke Debian ROuter kami

D. Alat dan Bahan
  1. Laptop/PC
  2. Debian Router
  3. Username & Password PPPoE Client
E. Jangka waktu yang dibutuhkan
    waktu yang kami butuhkan untuk mengatur PPPoE Client di debian router sekitar 2 menit

F. Tahap Pelaksanaan
  1. masuk ke server debian router nya , lalu install pppoeconf nya dengan menggunakan perintah
    # apt-get install pppoeconf
  2. Lalu konfigurasi pppoeconf nya  masukan perintah
    # pppoeconf
  3. Tunggu sampai proses SCANNING DEVICE selesai
  4. Pilih Yes untuk melanjutkan proses konfigurasinya
    Pilih Yes
  5. Untuk proses POPULAR OPTIONS Pilih Yes     
    Pilih Yes
  6.  Setelah itu kalian masukakan Username PPPoE Clientnya     
    Masukkan Username PPPoE kalian
  7. Setelah memasukkan Usernamenya sekarang kalian tinggal memasukkan Passwordnya    
    Masukkan Passwordnya
  8. pilih Yes ,untuk meLimited Mss Problem .  
    untuk meLimited Mss Problem . pilih Yes
  9. Pilih Yes untuk menyelesaikan konfigurasinya     
    Pilih Yes untuk menyelesaikan konfigurasinya
  10. Sekarang kita mengecek apakah interfaces pppoe sudah ada atau belum dengan perintah
    # ifconfig
  11. Jika sudah terdapat interfaces baru dan bertulisan pppo/ppp1 maka konfigurasi kita sudah berhasil 
  12.  Kemudian kita cek koneksi internet kita dengan perintah   
    # Ping 8.8.8.8
G. Kesimpulan
      Dengan PPPoE Client kita bisa mendapat koneksi internet dari PPPoE Server dan menjadikan Debian sebagai router

Referensi

Terima kasih telah mengunjugi blog in, Wassalammualaikum wr. wb.

Tuesday, February 21, 2017

Tutorial Konfigurasi IpAddress Debian Router Jessie 8.6

Assalammuallaikumwr. wb.
kali ini saya akaan membagikan tutorial Konfigurasi IpAddress Debian Router Jessie 8.6

A. Pengertian
    Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan dua network denga subnet berbeda. Kita juga bisa mengaplikasikan fungsi router ini pada semua perangkat komputer dan sistem operasi apa saja, termasuk linux debian. Dengan catatan komputer yang akan dijadikan router ini sudah memiliki dua Network Interfaces, jika lebih akan lebih baik.

B. Latar Belakang
      Karena jika kita menggunakan router,ip yang berbeda subnet dalam suatu jaringan tidak makan terhubung oleh sebab itu kita harus mengkonfigurasinya agar dapat saling terhubung satu sama lainnya

C. Maksud Dan Tujuan
     Menghubungkan Komputer ke router dengan IP yang berbeda subnet dan dapat terhubung ke internet

D. Alat dan Bahan
  1. Jaringan
  2. Laptop
  3. Pc / Server yang sudah terinstal debian router

E. Waktu Yang Dibutuhkan
     Membutuhkan waktu kurang lebihnya 35 menit

F. Tahap Pelaksanaan
1.Pastikan anda sudah memiliki 2 interfaces pada pc server yang ingin dijadikan router
2.lalu kita masuk ke direcory /etc/network/interfaces dengan perintah
#nano /etc/network/interfaces
3. Setelah itu kalian edit dan masukan IP address pada setiap interfacesnya 
auto eth0
iface eth0 inet static
          address 11.11.11.2
          netmask 255.255.255.0
          network 11.11.11.0
          broadcast 11.11.11.255
          gateway 11.11.11.1

auto eth1
iface eth1 inet static
          address 10.10.10.2
          netmask 255.255.255.0
          network 10.10.10.0
          broadcast 10.10.10.255

4.  Lalu kalian Service networknya dengan perintah 
# /etc/init.d/networking restart
5. Kemudian kita konfigurasi di directory rc.local agar mendapatkan akses jaringan, dengan perintah
#nano /etc/rc.local
6. Lalu tambahkan perintah seperti dibawah
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
7. Kemudian kalian masuk kedirectory scsctl.conf untuk mengaktifkan ip forward dengan perintah
# nano /etc/sysctl.conf
8. Dan kalian cari kata  
net.ipv4.ip_forward=1
9. lalu hilangkan tanda pagar hingga menjadi seperti dibawah 
#net.ipv4.ip_forward=1  menjadi  net.ipv4.ip_forward=1
10. Lalu tambahkan DNS Google pada file resolv.conf dengan perintah
# nano /etc/resolv.conf

nameserver 8.8.8.8
11. Sekarang coba kita ping koneksi ke google apakah terkoneksi dengan perintah 
# ping 8.8.8.8
# ping google.com
12. Setelah mengecek dan berhasil tinggal kita setting ip address pada computer client
   ~pilih Add
    ~pilih Create untuk memuat Ethernet baru
         ~isikan Device MAC Address lalu pilih IPv4 Settings
        ~di IPv4 pilih Manual di Method
         ~Masukkan IP yang sudah kalian
    ~ Jika sudah, pada pc client lakukan pengetesan koneksi dengan ping gateway dan ping google.com
ping 10.10.10.1
ping 8.8.8.8
ping google.com
      ~ Pastikan semua reply, dalam artian koneksi sudah sukses. Jika gagal ping ke IP 192.168.10.1, coba periksa kembali IP address yang di setting tadi. Pastikan juga PC router sudah terkoneksi dengan baik secara fisik.

G. Kesimpulan
    Dengan Konfigurasi ip address komputer yang terhubung ke router dapat saling terhubung satu sama lainnya dan dapat mengakses internet.

Referensi

Terima kasih telah menggunjungi blog ini Semoga Bermanfaat, Wassalammualaikum wr. wb